Selasa, 14 April 2015

Tips menghindari emosi saat berkendara

Tips menghindari emosi saat berkendara - Keahlian dalam mengemudi kendaraan roda empat tidak semata-mata piawai dalam mengemudikannya, tetapi butuh kematangan psikologis sehingga emosi kita ketika sedang mengemudi bisa stabil, tidak ugal-ugalan, dan tidak cepat emosi ketika pengendara lain menyerempet kita ataupun yang lainnya. Berikut ini tips menghindari emosi saat kita berkendara sebagaimana dikutip dari detikoto.

Kemacetan lalu lintas meresahkan pengguna mobil yang berujung pada stress dan emosi. Bukan mustahil jika kita membentak pengendara lain di jalanan. Simak beberapa tips ringan agar kita tidak emosian di jalanan saat macet. Tips ini disampaikan oleh Ketua Ikatan Psikologi Klinis Pusat, Tips pertama agar kita tidak emosian di jalan adalah tidak fokus di kemacetan yang sedang terjadi. Usahakan pikiran tetap rileks. "Dalam kasus ini, banyak pemilik mobil tidak menyadari jika membuat pikiran rileks dengan kasus lain seperti berencana bertamasya ke daerah tertentu membantu menghindari emosi di saat menghadapi macet," kata Indria. Pikirkan hal lainnya, jangan ingin buru-buru sampai tujuan. Ketika kita ingin cepat tujuan, pasti pengendara mobil selalu main serobot. Bukan tidak mungkin pada akhirnya emosi tersulut.

Jangan buru-buru sampai tujuan, atau kemrungsung. Dibawa santai saja dan nikmati perjalanan," ucapnya. Peregangan otot sesekali perlu dilakukan agar badan tidak terasa kaku saat kemacetan melanda.Sesekali bawa badan bergerak di dalam mobil ketika menghadapi kemacetan terjadi," ujar Indria. Menyediakan makanan dan minuman di dalam mobil terbukti membantu menghindari emosi tersulut. Makan ketika terpengrangkap macet membantu merilekskan badan. "Sebaiknya sediakan snack dan minuman ringan saja," tutupnya. Selamat mencoba tips menghindari emosi saat berkendara dan semoga bermanfaat. (source detikoto)

Yamaha vixion terbaru

Yamaha vixion terbaru


Dari foto ini Yamaha Vixion terbaru makin ditegaskan kalau kaki-kakinya makin kekar. Konon pelek depan pakai ukuran lebar 2,15 inci dengan ban 90/80-17. Sedang yang belakang peleknya lebar 3,5 inci 120/80-17. Swing arm yang dipakai juga lebih gambot berbentuk kotak di ujungnya serta dilengkapi dengan sepatbor kolong. Desain bodinya tidak berbeda dari foto spyshoot yang banyak beredar. Tapi kombinasi warnanya benar-benar baru. Pada foto yang diterima redaksi ini, warna merah maroon-nya tampak dinamis bersanding dengan kelir hitam. Grafisnya sederhana tapi terkesan modern. Pada cover bodi di bagian samping juga memiliki tekstur menarik, enggak cuma hitam polos tapi juga sedikit bergerigi. Peleknya punya desain baru. Palang lima tapi didesain bolong pada bagian tengahnya.  (source : suaramerdeka.com)


Nah, itulah tampang baru yamaha vixion terbaru, yang mau beli cepetan keburu keabisan,, 

Senin, 13 April 2015

Penyebab Komputer Sering Restart Sendiri dan Cara Mengatasi



Penyebab Komputer Sering Restart Sendiri dan Cara Mengatasi
Saat sedang mengerjakan sebuah tugas penting, tiba-tiba komputer restart sendiri, pasti kesal bukan? Mungkin Anda juga pernah mengalami kejadian tersebut. Komputer yang sedang digunakan secara mendadak restart sehingga banyak hasil kerja yang belum tersimpan menjadi hilang sia-sia. Tentu kita juga tidak ingin hal tersebut terulang lagi, sehingga pengecekan komputer harus dilakukan untuk mencegahnya terjadi kembali.



Simak beberapa penyebab komputer sering restart sendiri dan cara mengatasinya di bawah ini.

1. Prosesor Terlalu Panas (Overheat)

Penyebab komputer sering restart yang paling umum terjadi adalah karena prosesor terlalu panas atau overheat. Anda bisa dengan mudah melihatnya pada menu Hardware Monitor di dalam sistem BIOS.

Cara mengatasinya :

Pastikan kipas prosesor berjalan dengan baik.
Periksa apakah thermal paste (pasta pada prosesor) kering. Bersihkan kemudian tambahkan thermal paste yang baru.
Bersihkan unit heatsink atau pendingin pada prosesor dari debu
Pastikan kipas lainnya pada casing berfungsi dengan baik dan sirkulasi udara berjalan dengan lancar.
2. Kurangnya Daya Pada Power Supply

Kekurangan pasokan daya dari power supply juga dapat menyebabkan komputer sering restart. Prosesor yang tidak mendapat daya yang cukup akan menyebabkan restart komputer.

Cara mengatasinya :

Ganti dengan power supply yang terbukti bekerja baik pada komputer lain.
Jika memang bisa berjalan normal maka gantilah dengan power supply baru.
Untuk komputer standar saat ini, sebaiknya gunakan power supply dengan kapasitas daya minimal 530 watt.
3. Harddisk Bad Sector

Kerusakan pada harddisk juga sering menjadi penyebab komputer sering restart karena terjadinya kegagalan pembacaan data pada harddisk.

Cara mengatasinya :

Lakukan scanning atau check disk dengan fitur bawaan Windows atau software lainnya, dan perbaiki jika ada kerusakan seperti bad sector.
Usahakan untuk melakukan defragment pada harddisk untuk merapikan susunan file dan mencegah harddisk cepat rusak. Selain itu hindarkan juga dari goncangan.
4. RAM Rusak

Kerusakan pada RAM juga sering menjadi penyebab komputer restart. Kegagalan penyimpanan atau pembacaan memory pada RAM akan menyebabkan komputer restart sendiri.

Cara mengatasinya :

Pasang RAM yang terbukti berfungsi dengan baik pada komputer.
Jika bisa berjalan normal maka langkah yang harus dilakukan adalah menggantinya dengan yang baru.
Demikian penjelasan mengenai beberapa penyebab komputer sering restart sendiri beserta cara mengatasinya agar Anda tidak dibuat kesal karena tugas penting hilang karena komputer tiba-tiba restart.